Berbudi, Berbudaya & Madani

Sep 10, 2017

Memaknai Peribahasa "Bagaikan Katak dalam Tempurung"


Kawan Edu, kita tentu familiar dengan peribahasa "Bagaikan Katak Dalam Tempurung". Pada sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, guru senantiasa mengenalkan peribahasa ini. Namun, setelah beranjak dewasa, mungkin sebagian dari kawan melupakan peribahasa ini.
Taukah arti dari peribahasa ini kawan? Peribahasa ini memiliki arti yang dalam yakni seseorang yang minim ilmu pengetahuannya. Bagaikan katak dalam tempurung yang tidak mendegar atau pun kehidupan luar. Ia seakan nyaman dengan kegelapan. Coba kita renungkan kawan, jika seseorang yang minim ilmu pengetahuannya maka dia sulit berkembang, baik secara pola fikir maupun kehidupan finansialnya.
Hikmah yang dapat kita pelajari dari peribahasa "Bagaikan Katak Dalam Tempurung" sebagai berikut.
  1. Hendaknya kita gemar untuk belajar berbagai ilmu pengetahuan
  2. Menerima saran dan kritik untuk meningkatkan kehidupan kita
  3. Bersikap Rendah hati dan Menghormati kepada orang yang berbeda pendapat dengan kita
  4. Senantiasa berubah menuju kehidupan yang lebih baik
  5. Senantiasa waspada dengan informasi dan mencari kebenaran  dari informasi tersebut.
Tentu peribahasa ini,relavan dengan kondisi bangsa Indonesia kini yang dihantam berbagai informasi HOAX yang menyebabkan tidak sedikit masyarakat menjadi "Bagaikan Katak dalam Tempurung".
Alangkah baiknya jika kita semua lebih bijak, dan belajar dari nilai-nilai hikmah dari peribahasa ini untuk menjadi pribadi yang berbudi, berbudaya dan madani!
Sekian kawan Edu, semoga bermanfaat bagi kita semua. Ayo like, share dan komen bagaimana makna pribahasa ini bagi anda?
Share:

0 komentar:

Post a Comment

TerEdukasi.com. Powered by Blogger.